Headlines News :
Home » , » Peringati hari Buruh, SPPIM Gelar Aksi Menuntut Penambahan Pasokan Gas

Peringati hari Buruh, SPPIM Gelar Aksi Menuntut Penambahan Pasokan Gas

Written By Raja Pasee on Selasa, 30 April 2013 | 22.48

Aceh Utara | Acehtraffic.com – Dalam memperingati hari Buruh Sedunia,  ratusan massa yang tergabung dalam Serikat Buruh Pekerja Pupuk Iskandar Muda (SPPIM) melakukan aksi damai. Rabu 1 Mei 2013.

Para peserta aksi menuntut agar pasokan gas lebih diuatamakan untuk kepentingan industri di dalam negeri. Sehingga dapat mendukung ketahanan pangan nasional dan dengan harga yang wajar pula.

Aksi tersebut dilaksanakan di depan pintu gerbang menuju ke pabrik PT. Pupuk Iskandar Muda, yang dimulai sekitar pukul 07:15 Wib. Dan dikawal ketat oleh Aparat Kepolisian.

 “Optimalkan aset PT. Pupuk Iskandar Muda,” ujar Ketua SPPIM, Asril Naimy.

Menurut pantau The Aceh Traffic, para peserta aksi mengusung spanduk yang bertuliskan “Exon Mobil, Kami Minta Tail Gas Untuk PIM”. Selain itu juga beberapa poster yang bertuliskan, seperti “Hasil Bumi ku Sudah Cukup Kau Rampas Wahai Exxon” dan “Pemda Aceh Dukung PIM Untuk Mendapatkan Gas”.

Aksi yang dikomandoi oleh Asril Naimy ini, hanya berpusat di depan pintu gerbang menuju ke Pabrik pupuk tersebut dan tidak melakukan long mach. Hingga pukul 08:10 Wib aksi berakhir, setelah Ketua SPPIM membacakan pernyataan sikap.

PT Pupuk Iskandar Muda atau biasa disebut PT PIM adalah anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang industri kimia khususnya memproduksi pupuk urea dan ammonia.
PT. PIM merupakan pabrik pupuk skala besar yang pertama dibangun oleh PT Rekayasa Industri pada tahun 1982. Kehadiran PT. PIM bertujuan untuk mencukupi kebutuhan pupuk urea di kawasan Indonesia bagian barat. 

Dengan adanya cadangan gas alam yang ditemukan di Desa Arun, Kabupaten Aceh Utara. PT. PIM hadir dengan kapasitas sama dengan pabrik pupuk yang telah dibangun oleh Pemerintah sebelumnya, yaitu 570.000 ton/ tahun dan amonia 386.000 ton/tahun.| AT | AG |

Pernyataan Sikap

1. Mendesak Pemerintah untuk menjalankan Inpres No. 2 Tahun 2010, secara konsisten dengan mengutamakan pasokan gas untuk kepentingan industri dalam negeri, antara lain pasokan gas untuk Pupuk Iskandar Muda dengan harga yang wajar dalam usaha mendukung ketahanan pangan nasional.

2. Mendesak Pemerintah Menjamin ketersedian gas untuk industru pupuk nasional dalam rangka mendukung ketahanan nasional.

3. Mengalokasikan sis gas (Tail Gas) Exxon Mobil untuk kelangsungan industri dalam negeri.

4. Mengoptimalkan aset-aset Pupuk Iskandar Muda dengan mengoperasikan 2 unit pabrik urea. Sampai saat ini PIM hanya mampu mengoperasikan 1 unit Pabrik karena gas untuk mengoperasi 2 unit pabrik tidak mampu dialokasikan oleh Pemerintah. Hal ini terjadi sejak tahun 2005.

5. Pemerintah Aceh diharapkan mendukung kelangsungan usaha Pupuk Iskandar Muda

6. Mendesak Exxon Mobil berkontribusi untuk mengalokasikan gas untuk kebutuhan dalam negeri. Sudah cukup ekspor dilakukan 37 tahun.

7. Mendesak Exxon Mobil memperhitungkan Multiple Effect dengan beroperasinya 2 unit pabrik urea Pupuk Iskandar Muda.

8. Mendesak Exxon Mobil Perjanjian jual beli Natural Gas agar dikaji ulang, tidak hanya mengutungkan Exxon Mobil. Setiap terjadi gangguan supply gas dari Exxon Mobil pasti menimbukan kerugian besar kepada PIM. 
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Acehtraffic Template | Baharsj
Copyright © 2013. Aceh Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger