Headlines News :
Home » , » Jakowi Diminta Untuk Pecat Pejabat Yang Coba Suap Wartawan

Jakowi Diminta Untuk Pecat Pejabat Yang Coba Suap Wartawan

Written By Raja Pasee on Minggu, 21 Juli 2013 | 00.24



Jakarta | acehtraffic.com - Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat, Toga Torop, membentak seorang petugas kebersihan saat hendak diwawancara wartawan. Tak cuma itu Toga pun mencoba memberikan sejumlah uang pada wartawan. Kontan hal ini ditolak.

Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Pers Azas Tigor Nainggolan menilai apa yang dilakukan Toga sudah melecehkan profesi wartawan. Dia meminta Jokowi memecat saja pejabat yang masih bermental seperti ini.

"Dia tidak mengerti undang-undang pers. Untuk apa menghalang-halangi wartawan mewawancarai petugas kebersihan. Orang kecil itu. Kalau semua beres, untuk apa melarang wartawan mewawancarai petugas kebersihan. Masih saja ada pejabat seperti ini. Jokowi harus beri sanksi tegas, kalau perlu dipecat," kata Tigor kepada merdeka.com, Minggu 21 Juli 2013.

Apalagi sampai mencoba memberikan uang pada wartawan yang disinyalir sebagai bentuk sogokan. Tigor merasa yang dilakukan pejabat ini sudah keterlaluan.

"Kita tahu itu petugas kebersihan banyak yang digaji tidak benar. Kalau tidak diliput wartawan bagaimana kita tahu itu karut marutnya. Jangan halang-halangi wartawan," tegas Tigor.

Menurut Tigor apa yang dilakukan Toga bisa diadukan ke dewan pers. Dia meminta Jokowi memberikan sosialisasi undang-undang pers bagi pejabat.

Kemarin wartawan mewawancarai seorang petugas kebersihan yang buka puasa bersama Ahok di Monas. Di tengah wawancara, tiba-tiba Kepala Suku Dinas Jakarta Kebersihan Pusat, Toga Torop menggertak petugas kebersihan itu.

"Kamu bekerja atau tidak bekerja," tanya Toga kepada petugas tersebut dengan nada emosi, Jumat 19 Juli 2013.

Dengan mimik ketakutan, pria itu menjawab dengan terbata-bata. "Iya pak, bekerja," jawabnya singkat.

"Kenapa bilang kerja 24 jam? Kamu tahu siapa saya?" kata Toga.

"Iya pak saya tahu," jawab petugas itu.

Melihat itu, para jurnalis bertanya soal sikapnya yang keras terhadap anak buah. Tanpa mengurangi amarahnya, Toga mengaku terpaksa karena diperintah Kadis Kebersihan, Unu. Sebab, ada seorang petugas yang mengaku dipekerjakan selama 24 jam nonstop.

Tak hanya itu, Toga berupaya meyakinkan bahwa pria yang diwawancarai itu hanya menginginkan gaji besar. "Mereka itu cuma ingin gaji besar saja," ucapnya ketus.

Tak berhenti sampai di sana, Toga lantas mencoba menyogok wartawan agar tidak memuat keluhan tersebut. "Ini ada uang buat beli kolak," ujarnya.

Kontan saja, beberapa jurnalis pun langsung menolak sogokan Toga. Tak mau menyerah, secara terang-terangan dia meminta agar dihubungi sesaat menjelang Lebaran.

"Ya sudah, nanti Lebaran hubungi saya ya," lanjutnya.
| AT | M | MR |
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Acehtraffic Template | Baharsj
Copyright © 2013. Aceh Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger