Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Cuaca ekstrim yang melanda wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya, menyebabkan ratusan nelayan tidak berani turun melaut. Jumat, 22 Juni 2012.
Menurut Ilyas nelayan yang ditemui oleh The Aceh Traffic mengatakan. Cuaca buruk ini menyebabkan terjadinya gelombang besar, angin kencang berakibat pada hasil tangkapan para nelayan minim.
“Kami para nelayan saat ini takut untuk, karena cuaca ektrim ini menyebabkan gelombang tinggi dan angin kencang. Namun sebagian masih ada juga nelayan yang nekat untuk melaut”, ujar Ilyas.
Disamping itu kata Ilyas, saat ini para nelayan juga dihadapkan pada persoalan sulit untuk memperoleh bahan bakar. Tak heran kondisi ini berpengaruh pada pendapatan ekonomi masyarakat nelayan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. “ Ya harus berhutang di warung-warung desa tempat dirinya tinggal,”
Ilyas berharap, Pemerintahan Dearah harus lebih memperhatikan nasib para nelayan. karena menurutnya saat ini tingkat pengawasan dari pemerintah untuk nelayan berkurang, seperti penyediaan bahan bakar agar dipermudah untuk memperolehnya.
Menurut pantau reporter The Aceh Traffic, di empat Kecamatan wilayah Kota Lhoseumawe, hampir rata-rata nelayan tidak melaut. Di Pusat Pendaratan Ikan [PPI] Pusong terlihat kapal-kapal nelayan hanya parkir di dermaga.| AT | AG |

Posting Komentar