Headlines News :
Home » » Rupiah Semakin Liar, BI Kesulitan Jinakkan

Rupiah Semakin Liar, BI Kesulitan Jinakkan

Written By Raja Pasee on Jumat, 21 Juni 2013 | 04.54

Jakarta | acehtraffic.com - Tekanan yang terlalu besar di pasar global membuat posisi dolar Amerika semakin perkasa. Di transaksi pasar uang Kamis, 20 Juni 2013, hari ini, rupiah kembali terdepresiasi 16 poin (0,16 persen) ke level 9.924 per dolar Amerika Serikat (AS). Di transaksi pasar uang Singapura, rupiah bergerak liar di kisaran 9.980 hingga 10.030 per dolar.

Head of Treasury Research Bank BNI, Nurul Eti Nurbaeti, mengatakan sejak pagi Bank Indonesia sebenarnya sudah melakukan penjagaan yang intensif untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. "Namun, tekanan eksternal yang begitu besar membuat bank sentral kewalahan meredam pergerakan rupiah."

Penguatan dolar di pasar global semakin digdaya setelah Gubernur Bank Sentral Amerika (the Fed) Ben Bernanke mengatakan stimulus akan dihentikan mulai 2014. Kondisi ini mendorong investor global menarik aset-asetnya di pasar berkembang sehingga berdampak pada pelemahan mata uang.

Menurut Nurul, tekanan eksternal akan semakin membuat investor berhati-hati untuk memegang aset berisiko seperti rupiah. Terlebih dengan kondisi internal yang belum kondusif, seiring belum jelasnya kenaikan harga BBM. "Rupiah tidak punya tenaga tambahan untuk menguat tanpa bantuan BI."

Hingga pukul 17.45 WIB, mata uang euro ditransaksikan di US$ 1,3201, pound sterling US$ 1,5453, dan yen 97,69 per dolar AS. Dari Asia, dolar Singapura ditransaksikan di 1,2746 per dolar AS, won 1.145,63 per dolar AS, dan yuan 6,1286 per dolar AS. | AT | R | TEMPO|
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Acehtraffic Template | Baharsj
Copyright © 2013. Aceh Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger