Headlines News :
Home » » Taufik Kiemas dan Uang Kaca Mata Untuk Budiman Sujatmiko

Taufik Kiemas dan Uang Kaca Mata Untuk Budiman Sujatmiko

Written By Raja Pasee on Minggu, 09 Juni 2013 | 04.31

Jakarta | acehtraffic.com- Budiman Sudjatmiko memiliki kenangan pribadi bersama Taufiq Kiemas. Politikus PDI Perjuangan sekaligus mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik ini teringat saat terlibat peristiwa kudeta 27 Juli 1996 atau biasa dikenal peristiwa Kudatuli.

Budiman terlibat aksi bersama massa PDI kubu Megawati Soekarnoputri dalam mempertahankan kantor Dewan Pengurus Pusat PDI. Sesaat kemudian Budiman mampir ke rumah Megawati di Kebagusan, Jakarta. Yang pertama kali ditemui oleh Budiman adalah suami Megawati dan elit PDI, Taufiq Kiemas.

"Lho, di mana kacamata kamu, Bud?" Budiman menirukan pernyataan Taufiq Kiemas kala itu.

"Kacamata saya pecah diinjak-injak massa dan aparat saat terlibat aksi tadi, Mas," Budiman menjawab pertanyaan Taufiq Kiemas.

Taufiq Kiemas segera memberi sejumlah uang kepada Budiman agar membeli kacamata baru. "Ini ada sedikit uang Bud, buat beli kacamata baru," kata Taufiq Kiemas.

Belum sempat membeli kacamata baru, aktivis PRD ini tertangkap dan dijebloskan dalam bui oleh aparat penguasa.

Budiman dan massa PRD juga turut pasang dada untuk melindungi Taufiq Kiemas. "Taufik Kiemas dan Bu Mega itu seorang tokoh demokrasi,” kata Budiman. “Maka mereka layak dilindungi."

Dalam perjalan hidupnya, Budiman mengatakan, Taufik Kiemas pernah dibui selama dua tahun karena keterlibatannya dalam Barisan Soekarno. Selanjutnya: Budiman sebut Taufiq negarawan tulen....

Budiman Sudjatmiko 

Dilahirkan pada tanggal 10 Maret 1970 di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Dia adalah anak pertama dari 4 bersaudara. Budiman tumbuh besar di Cilacap, Bogor dan Yogyakarta di tengah keluarga yang menanamkan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme dan kepedulian.

Dia aktif dalam berbagai kegiatan diskusi dan organisasi sejak duduk di bangku SMP. Pada awal masa perkuliahan di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada, dia terjun sebagai community organizer yang melakukan proses pemberdayaan politik, organisasi dan ekonomi di kalangan petani dan buruh perkebunan di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur. Akibat kegiatannya ini pula, dia tidak sempat menyelesaikan kuliahnya.

Pada tahun 1996, Budiman mendeklarasikan PRD (Partai Rakyat Demokratik) yang kemudian menyebabkannya dirinya dipenjara oleh pemerintah Orde Baru dan divonis 13 tahun penjara. Dia dianggap sebagai dalang insiden tersebut.

Setelah ada perlawanan dari pendukung PDI dan juga dari rakyat Jakarta, sehingga kota Jakarta terbakar pada 27 Juli. Sesudah itu dia dituduh sebagai dalang karena dianggap mendalangi Mimbar Bebas selama satu bulan sebelumnya.  Karena kemenangan gerakan demokrasi, dia hanya menjalani hukuman selama 3,5 tahun setelah diberi amnesti oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada 10 Desember 1999.

Selepas dari penjara, pria 42 tahun tersebut Ilmu Politik di Universitas London dan Master Hubungan Internasional di Universitas Cambridge, Inggris. Setelah kembali ke Tanah Air, pada akhir 2004 dia bergabung ke PDI Perjuangan, dan membentuk REPDEM (Relawan Perjuangan Demokrasi), sebuah organisasi sayap partai. 

Saat ini, dia menjabat sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan (dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII: Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap) dan duduk di komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, dan agraria.

Pada tingkat internasional, Budiman terlibat aktif sebagai pengurus Steering Committee dari Social-Democracy Network in Asia (Jaringan Sosial-Demokrasi Asia). 
 
Sekarang ini, dia juga memegang posisi sebagai Pembina Utama di Dewan Pimpinan Nasional organisasi PARADE NUSANTARA, yaitu organisasi yang menghimpun para kepala desa dan seluruh perangkat desa di seluruh Indonesia.| AT | R | TEMPO| MDC|
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Acehtraffic Template | Baharsj
Copyright © 2013. Aceh Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger