Headlines News :
Home » , » Bupati dan Polres Tangkap Temukan Kayu Tebangan dari Hutan Lindung

Bupati dan Polres Tangkap Temukan Kayu Tebangan dari Hutan Lindung

Written By Raja Pasee on Jumat, 05 Juli 2013 | 07.39

Aceh Timur | acehtraffic.com  -  Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib atau Rocky bersama Kapolres Aceh Timur AKBP Muhajir, S.Ik, MH menemukan ratusan ton kayu hutan jenis merbo dan damar yang diduga hasil tebangan kayu hutan lindung. Jumat 5 Juli 2013

Temuan tersebut Selasa 2 Juli 2013 di pedalaman Gampong Seuneubok Bayu, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur. Rocky bersama Muhajir melakukan penelusuran dan penyelidikan dari informas masyarakat. Tumpukan kayu yang ditemukan kali ini berada 1,5 kilometer diluar areal lahan PIR di Gampong Seuneubok Bayu. 

Gampong (desa--red) itu berada pada titik Kilometer (KM) 15 dari Pusat Kecamatan Indra Makmur. Tumpukan kayu pertama ditemukan dipinggiran jalan dalam kawasan PIR. Namun kini, jalan tersebut telah dimanfaatkan sebagai sarana transportasi ilegal loging dari kawasan hutan lindung dipedalaman Aceh Timur itu.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir, S.Ik, MH didampingi Kapolsek Indra Makmur Iptu Simson Purba di lokasi penemuan kayu menjelaskan, temuan kayu tersebut berdasarkan informasi masyarakat, bahkan kabarnya aksi tersebut telah berlangsung lama, sehingga kepolisian melakukan penyelidikan dan penelusuran hingga ke lokasi.

Diduga, hampir seluruh kayu disana ditampung oleh sebuah perusahaan berinisial CV M yang memiliki saumil di Gampong Indra Makmur, namun CV M memiliki izin operasional. "Tapi dugaan ini masih kita telusuri dan selidiki keterkaitan kayu yang berasal dari kawasan hutan lindung," katanya AKBP Muhajir seraya menyebutkan, temuan kayu tak bertuan ini kita akan koordinasi dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Aceh Timur untuk proses pelelangan.

Ketika disinggung keterlibatan oknum polisi yang terlibat, AKBP Muhajir menegaskan siap ditindak jika terbukti oknum personelnya terlibat dalam aksi ilegal loging. "Jika ada oknum polisi yang terlibat, maka akan kita tindak tegas sesuai dengan ketentuan," ujarnya seraya menyebutkan, temuan kayu dikawasan hutan lindung ini tergolong besar dalam beberapa tahun terakhir.

Bupati Aceh Timur Hasballah M.Thaib atau Rocky dalam kesempatan yang sama mengaku, setelah menelusuri jalan di kawasan PIR ternyata lahan tersebut telah tidak ada lagi kayu besar yang bisa ditebang, sehingga keberadaan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang saumil perlu ditinjau ulang terkait izin lokasi disana. "Tapi dalam menelusuri informasi masyarakat kita (Pemkab--red) bersama dengan polisi menemukan kayu olahan dibeberapa titik," katanya.

Tak hanya itu, lanjut Rocky, dirinya juga menemukan sebuah pondok yang diperkirakan tempat para penebang kayu bermalam dan berteduh saar hujan.

 "Kayu-kayu di dalam kawasan hutan lindung ini seluruhnya diangkut melalui jalan darat dengan melintasi beberapa perbukitan menggunakan alat berat sejenis grader dan traktor, sebab jalan berlumpur dan perbukitan yang tinggi, sehingga tidak mudah dijangkau dengan roda empat jenis doble cabin," papar Rocky. | AT | SD|
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Acehtraffic Template | Baharsj
Copyright © 2013. Aceh Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger