Headlines News :
Home » » Gara-gara Proyek 10 M, Pengusaha Dikeroyok Preman

Gara-gara Proyek 10 M, Pengusaha Dikeroyok Preman

Written By Raja Pasee on Senin, 01 Juli 2013 | 23.16



Serang | acehtraffic.com - Tiga pegawai PT Pilar Persada, Jakarta; Asep Safe`i, Anton, dan Ardi; mengalami luka memar pada bagian wajah dan pelipis setelah dikeroyok belasan preman di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Serang, Senin, 1 Juli 2013.

Aksi pengeroyokan itu terjadi ketika para pengusaha dari Jakarta ini hendak mengikuti proses lelang proyek revitalisasi Pasar Tirtayasa yang dibiayai APBN 2013 senilai Rp 10 miliar.

Saat ketiga staf PT Pilar Persada itu hendak memasukkan dokumen penawaran proyek, mereka dicegat segerombolan preman sesaat sebelum memasuki ruangan kantor Diskoperindag Kabupaten Serang.

"Tiga puluh menit sebelum penutupan lelang, kami masuk kantor, tapi dihalangi. Pada saat kami memaksa masuk, akhirnya kami dikeroyok lebih dari 15 orang tidak dikenal," kata Asep Safe'i, salah satu korban yang mengalami luka memar pada bagian pelipis, Senin, 1 Juli 2013.

Asep menceritakan, dua rekannya, yakni Anton dan Ardi, juga mengalami luka memar pada bagian wajah. "Setelah pihak intel dari Mapolres dan Polda Banten mendatangi lokasi, akhirnya lebih dari 15 orang itu kabur," katanya.

Tapi Asep mengaku sempat mendengar seruan para preman ketika memukuli mereka. "Preman itu bilang proyek ini sudah ada yang punya, jadi jangan coba-coba untuk mengikuti proses lelangnya," kata Asep.

Proyek revitalisasi Pasar Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, bernilai Rp 10 miliar dan dibiayai anggaran Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

Menurut aturan, tender seharusnya dilakukan secara elektronik. Namun, entah kenapa, proyek ini dilelang secara manual. "Saya merasa aneh, kok, proses lelang di Banten seperti ini," katanya.

Adapun Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang, Entus Mahmud, menilai insiden itu bukan tanggung jawab pemda. "Itu biasa. Namanya dinamika proses lelang. Kami maklum karena banyak juga yang mengantre untuk mengikuti prosesnya," katanya.
| AT | M | Tempo |
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Acehtraffic Template | Baharsj
Copyright © 2013. Aceh Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger