Headlines News :
Home » , » Silfa: Gajah Mati, Akibat Maraknya Pemburu Gading

Silfa: Gajah Mati, Akibat Maraknya Pemburu Gading

Written By Raja Pasee on Rabu, 17 Juli 2013 | 00.58



Lhokseumawe | acehtraffic.com – Manager Operasional LSM Selamatkan Isi Alam Flaura dan Fauna (SILFA), Armia Jamil mengatakan. Meningkatnya angka kematian gajah di Aceh, disebabkan karena maraknya pemburu gading. Rabu, 17 Juli 2013.

Lebih lanjut, Armia Jamil menjelaskan. Para pemburu gading gajah tersebut, berasal dari oknum-oknum dari institusi tertentu. Sehingga mereka meraup keuntungan dari hasil kematian gajah.

“Saat ini masih banyak pelaku pembunuh gajah yang belum terjerat hukum,”ujar Armia Jamil.

Selain itu, pengalihan fungsi lahan menjadi lahan perkebunan. Merupakan sebagai awal mulanya konflik gajah dengan manusia. Karena ekosistem gajah tersebut sudah menjadi terganggu.

Maka, LSM Silfa mendesak pihak penegak hukum untuk segera menangkap pelaku pembunuhan gajah. Karena selama ini, gajah-gajah tersebut dibunuh hanya untuk memperoleh keuntugan melalui gading gajah.

“BKSDA pun belum menerapkan hukun yang tegas bagi pelaku pembunuh gajah,”tutur Armia Jamil.

Berdasarkan amatan LSM Silfa, saat ini. BKSDA belum bekerja dengan maksimal yang sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya. Serta belum menerapkan hukum yang berlaku terhadap penganggu satwa liar.

“Hingga para pemburu gading gajah bisa lebih leluasa,”kata Armia Jamil.

Kondisi gajah sangat mengkhawatirkan, dewasa ini hanya tersisa kurang dari 3.000 ekor gajah Sumatra. Berdasarkan data dari International Union for Conservation of Nature (IUCN), angka ini anjlok 50 persen dibandingkan dengan angka populasi spesies tersebut pada tahun 1985 lalu. 

Konflik antara gajah Sumatra dengan manusia juga terus meningkat karena penduduk terus merasuki habitat liar mereka di pulau yang dikenal sebagai salah satu pulau dengan hutan tropis terbesar di dunia.| AT | AG |
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Acehtraffic Template | Baharsj
Copyright © 2013. Aceh Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger