Headlines News :
Home » , » Terdakwa Korupsi Simulator Sim, Ternyata Banyak Koleksi Keris Mahal, Ayo Ke Rawa-Rawa, Dapat Keris Sakti Bakal Kaya

Terdakwa Korupsi Simulator Sim, Ternyata Banyak Koleksi Keris Mahal, Ayo Ke Rawa-Rawa, Dapat Keris Sakti Bakal Kaya

Written By Raja Pasee on Selasa, 16 Juli 2013 | 08.14

Jakarta | acehtraffic.com -Terdakwa kasus simulator mengemudi Djoko Susilo membenarkan keterangan saksi Indra Jaya F. Hariadi dalam persidangan tentang keris yang dimilikinya.Bahkan harga keris tidak tanggung, untuk 16 pucuk keris bisa dibandrol dengan harga 1,7 Milyar.

Untuk membayar keris tersebut Pak Djoko memberikan rumah di daerah Depok, Jawa Barat.Sebelumnya Indra menyebutkan bahwa terdakwa memiliki ratusan koleksi pusaka berupa keris. Jenderal polisi bintang dua itu bahkan punya orang kepercayaan untuk mengurus keris miliknya.

Indra mengaku dekat dengan Djoko karena urusan keris. Dia mengaku kenal dengan Djoko di rumah Kapolri Rusman Hadi pada 1998.

Dia juga mengaku Djoko pernah membeli 16 keris miliknya seharga Rp 1,7 miliar pada 2004. Dan diganti dengan rumah di Pesona Khayangan, Depok. Pak Djoko juga masih menambah uang Rp 150 juta.

Soal nilai keris yang dimiliki Djoko, Indra sedikit memberikan gambaran. "Pada 1998, tiga keris milik Pak Djoko pernah dibeli oleh orang Jerman seharga Rp 680.000," kata dia. Saat itu, Djoko menyerahkan tiga keris, dan satu lagi sebagai cenderamata.

Dalam kasus simulator, Djoko disangkakan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 65 ayat (1) KUHP tentang penyalahgunaan wewenang dan perbuatan memperkaya diri, sehingga merugikan keuangan negara dengan hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Pada 27 Juli 2012 KPK menetapkan tersangka dalam kasus ini, yaitu mantan Kakorlantas Irjen Polisi Djoko Susilo, Brigadir Jenderal Polisi Didik Purnomo (Wakil Kepala Korlantas non-aktif), Budi Susanto selaku Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA), perusahaan pemenang tender pengadaan simulator dan Sukotjo S. Bambang sebagai Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (ITI) yang menjadi perusahaan subkontraktor dari PT CMMA.

Jika benar harga yang disampaikan demikian, tidak salah lagi jika anda sudah memulai mencari harta karun, baik ke danau tua, paya (rawa) atau ke gunung angker untuk melanjutkannya. Namun ada pesan jangan sampai lupa ingatan. | AT | RD | TEMPO|
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Acehtraffic Template | Baharsj
Copyright © 2013. Aceh Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger